Stok Sawit Regional Bakal Melonjak

(BLOOMBERG)-Stok minyak sawit Malaysia pada Juli 2018 diperkirakan akan melonjak ke rekor tertinggi selama lima bulan karena produksi sawit Malaysia terus meningkat dalam tahun ini.
myimage
logo-bpdp300.png

Biodiesel Penyelamat Devisa Negara

BIODIESEL memiliki hubungan yang erat dengan devisa negara. Penerapan kebijakan biodiesel 20% (B20) secara penuh yang dicanangkan Presiden Joko Widodo diyakini merupakan solusi untuk menghemat devisa negara, khususnya migas yang dalam 6 bulan terakhir mencapai US$5,4 miliar, padahal untuk non migas surplus US$4,4 miliar. Menko Perekonomian Darmin Nasution mengemukakan, dengan keputusan Rapat Terbatas untuk konsisten menerapkan penggunaan B20, maka pemerintah mempunyai dasar kuat untuk segera mengakhiri defisit transaksi berjalan. "Tentu tidak dalam seminggu langsung defisitnya hilang, karena perlu juga masa persiapan, masa transisi," kata Darmin sebagaimana diberitakan Setkab.go.id (20/7/2018). Saat ini, jelas Menko Perekonomian, pelaksanaan Biodisel 20 diutamakan untuk angkutan umum atau tergolong PSO (public service obligation) yang penggunaan sebesar kira-kira 15 juta kiloliter per tahun. "Masih ada sisanya non-PSO dan itu banyak macamnya, bisa kereta api, bisa pembangkit tenaga listrik, bisa kapal laut, bisa alat-alat berat untuk pertambangan.
myimage
logo-bpdp300.png

Presiden Minta Dukungan Pengembangan Biodiesel

PRESIDEN Joko Widodo memastikan Indonesia sangat serius menerapkan penggunaan biodiesel dengan campuran 20% minyak sawit (B20). Presiden meminta dukungan semua pihak untuk mewujudkan tujuan ini. \`Saya minta bantuan semuanya untuk mendukung penuh supaya subsitusi biodiesel berjalan maksimal,\` kata Presiden dalam pidatonya saat membuka pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2018 di BSD, Tangerang Selatan, Kamis (2/8/2018). Presiden menyatakan penerapan program Biodiesel 20 diharapkan dapat mengangkat harga sawit dunia dan Indonesia juga akan menghemat devisa hingga US$5,9 miliar (sekitar Rp86,4 triliun, dihitung dengan kurs Rp14.400 per US$).
myimage
logo-bpdp300.png

Perlu 3 Tahun untuk Wujudkan B100

MENTERI Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan dibutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga tahun untuk merealisasikan penerapan biodiesel dengan kandungan biofuel 100% (B100) atau yang biasa disebut green diesel. Jangka waktu itu dibutuhkan untuk membangun pabrik green diesel baru. \`Untuk membangun B100 harus ada pabrik green diesel baru dan prosesnya membutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga tahun,\` ujar Airlangga di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (1/8/2018) sebagaimana dikutip detik.com. B100 merupakan bahan bakar yang masuk dalam standar emisi euro 4.
myimage
logo-bpdp300.png

Perpres Dana Sawit akan Direvisi untuk Dukung Mandatori B20

PEMERINTAH akan merevisi Peraturan Presiden No 61 Tahun 2015 tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit untuk mewajibkan penggunaan bahan bakar minyak dengan campuran 20% biodiesel sawit (B20) pada kendaraan non-Public Service Obligation (PSO). Hal itu disampaikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers seusai Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (20/7/2018). "Pemerintah akan merevisi Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2015 tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit, yang hanya mengisyaratkan kewajiban B20 kepada kendaraan PSO," ujar Airlangga. Menurut Menperin saat ini penggunaan B20 hanya diwajibkan pada kendaraan bersubsidi atau PSO, seperti kereta api.
myimage
logo-bpdp300.png

Dari Biodiesel B20 Menuju Green Diesel

INDONESIA bukan hanya ingin menerapkan secara penuh biodiesel 20% (B20), tetapi lebih jauh lagi mempertimbangkan untuk menerapkan bahan bakar dengan campuran minyak nabati 100% (B100) alias green diesel. Bahkan rencana ini sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo. \`Sudah kami usulkan kepada kabinet, Pak Presiden sudah setuju bahwa dari B20 kita lari ke B100.
myimage
logo-bpdp300.png

Petani Sawit Labuhanbatu Selatan Lakukan Replanting

PETANI kelapa sawit yang tergabung dalam Koperasi Konsumen Anugerah Jaya Mandiri Sejahtera (AJMS) Desa Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara melakukan peremajaan (replanting) perdana, Kamis (26/7/2018). Sebagaimana diberitakan Antara Sumut, program peremajaan yang antara lain didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) itu mencakup lahan seluas 157 hektare milik 79 kepala keluarga. Replanting yang mereka lakukan merupakan yang pertama sejak pohon kelapa sawit mereka ditanam 30 tahun lalu. Head Estate Departement Asian Agri Simon Sihotang mengungkapkan, program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) ini dijalankan pemerintah menggunakan dana hibah dari BPDPKS.
myimage
logo-bpdp300.png

Produksi Sawit Cukup untuk Dukung Biodiesel

KEMENTERIAN Pertanian optimistis potensi produksi kelapa sawit nasional mencukupi untuk pengembangan biodiesel dengan kandungan minyak sawit 20% atau B20. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro, mengatakan bahwa tidak hanya B20, rencana penerapan biodiesel 100% (B100) oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartato pun juga dapat dicapai dengan produktivitas kelapa sawit nasional. \`Kalau dari potensi sawit yang kita miliki, optimis ya,\` kata Syukur saat ditemui di Kartika Expo Jakarta, (27/7/2018). Ia menjelaskan, saat ini Kementerian Pertanian melalui Ditjen Perkebunan secara intensif terus melakukan peremajaan (replanting) perkebunan kelapa sawit milik petani. Target replanting pemerintah naik dari 20 ribu hektare pada 2017 menjadi 185 ribu hektare pada 2018.
myimage
logo-bpdp300.png

Ekspor Produk Sawit ke 5 Negara Meningkat

EKSPOR produk kelapa sawit Indonesia ke China, Amerika Serikat, Bangladesh, Pakistan dan wilayah Timur Tengah mengalami peningkatan. Data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menunjukkan, secara keseluruhan, ekspor minyak sawit Indonesia termasuk biodiesel dan oleochemical pada semester I (Januari-Juni) 2018 ini turun sekitar 2%. Jika dihitung tanpa oleochemical dan biodiesel, angka ekspor turun 6% menjadi 14,16 juta dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebesar 15,04 juta ton. Namun demikian, ekspor ke China, AS, Bangladesh, Pakistan, dan kawasan Timur Tengah justru naik antara 7% hingga 31%.
myimage
logo-bpdp300.png

Kementerian ESDM Uji Coba Biodiesel 30% Agustus 2018

MENINDAKLANJUTI arahan Presiden Joko Widodo untuk mengkaji penerapan mandatori biodiesel 30% (B30), Kementerian dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana melakukan uji jalan atau road test kendaraan berbahan bakar B30 mulai Agustus 2018. Road test akan berlangsung selama enam bulan, antara Agustus 2018 hingga Maret 2019. Hal tersebut disampaikan Direktur Bioenergi pada Ditjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Andriah Feby Misna dalam rapat koordinasi persiapan uji penerapan B30 di Kantor Ditjen EBTKE, Jakarta, (25/7/2018). "B30 kalau melihat roadmap memang 2020, road test 2019.
myimage
logo-bpdp300.png
Subscribe to Berita