Petani Sawit Jambi Menandatangani Perjanjian Kerja Sama Penyaluran Dana PSR

BADAN Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bersama Bank BNI, BRI, dan sejumlah lembaga tani kelapa sawit di Jambi menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) untuk pembiayaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Penandatanganan dilakukan di Swiss-Belhotel Jambi, Jumat (13/7/2018). PKS ditandatangani bersama Koperasi Unit Desa (KUD) Sarana Makmur dan KUD Tani Makmur dari Kabupaten Merangin, KUD Sawit Kita dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dan KUD Tandan Buah Segar dari Kabupaten Muaro Jambi. Empat KUD tersebut tercatat mengelola lahan sebagai berikut: KUD Sarana Makmur seluas 222 hektare, KUD Tani Makmur seluas 190 hektare, KUD Sawit Kita seluas 171,78 hektare, dan KUD Tandan Buah Segar seluas hektare 167,60 hektare. Selain empat lembaga tani itu, di Provinsi Jambi juga tengah diproses pembiayaan replanting untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rambutan dari Kabupaten Muaro Jambi dengan luas lahan 125,59 hektare, KUD Citra Makarti dari Kabupaten Bungo dengan luas lahan 116,18 hektare, dan KUD Sumber Usaha Kita dari Kabupaten Bungo dengan luas lahan 52,88 hektare. Dalam program peremajaan (replanting) kali ini, BPDPKS akan menyalurkan dana hibah sebesar Rp25 juta per hektare.
myimage
logo-bpdp300.png

Peluang Sawit dari Perang Dagang AS-China

PERANG dagang China dan Amerika Serikat (AS) bak pisau bermata dua bagi Indonesia. Perang dagang tersebut dapat menjadi kesempatan bagi Indonesia meningkatkan ekspor minyak sawit.
myimage
logo-bpdp300.png

Kayu Lapis: Olahan Limbah Replanting Kelapa Sawit, Hasilkan Keuntungan Ekonomi

PENELITI dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) tengah mengembangkan kayu lapis dari batang pohon sawit dengan menggunakan teknologi Sandwich Laminated Lumber. Hasil dari pengembangan kayu lapis ini dapat dimanfaatkan untuk furnitur dan struktur bangunan, baik interior maupun eksterior. Pengembangan kayu lapis ini merupakan wujud lain dari manfaat program peremajaan (replanting) perkebunan kelapa sawit yang saat ini sedang gencar dilaksanakan oleh Pemerintah, yaitu mengolah batang pohon sawit yang sudah ditebang saat proses replanting, sehingga nantinya dapat memberikan keuntungan ekonomi.
myimage
logo-bpdp300.png

Pemerintah Percepat Penerapan Biodiesel B30

PRESIDEN Joko Widodo meminta mempercepat penerapan mandatori biodiesel dengan campuran biofuel kelapa sawit 30%. Langkah ini ditempuh untuk menghadapi tekanan ekonomi global. Hal tersebut disampaikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas yang membahas tekanan ekonomi global terhadap kurs rupiah dan ekonomi nasional yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Bogor (9/7/2018). \`Bapak Presiden juga menyampaikan terkait dengan biodiesel, dimana penggunaan biodiesel saat ini 20%, dan sekaligus juga dikaji penggunaan biodiesel ke 30%,\` kata Airlangga. Pernyataan Presiden tersebut dimaknai oleh Kementerian ESDM sebagai tindakan untuk mempercepat penerapan program mandatori biodiesel B30.
myimage
logo-bpdp300.png

BPDPKS Paparkan Outlook Sawit

DIREKTUR Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Dono Boestami menyampaikan paparan mengenai outlook kepala sawit Indonesia, dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Gabungan Pengusaha Kepala Sawit Indonesia (Gapki) dan Thomson Reuters di Jakarta, Rabu (11/07/2018). Hadir pula sebagai panelis Deputi Menko Perekonomian Bidang Pangan dan Pertanian Musdhalifah Machmud dan Wakil Ketua Umum III Gapki Togar Sitanggang. FGD digelar untuk mengulas estimasi, analisis, dan market outlook kelapa sawit untuk tahun mendatang bagi Indonesia dan kawasan. Pada kesempatan ini, Analis Senior dari Tim Riset Thomson Reuters, Kian Pang Tan juga memaparkan mengenai alat analisis dan data terbaru untuk pasar kelapa sawit. Editor Komoditas Asia pada Reuters News, Gavin Maguire memimpin FGD ini sekaligus juga menyampaikan market outlook kelapa sawit. President Director of the Indonesian Oil Palm Estate Fund (BPDPKS) Dono Boestami presented a comprehensive explanation about Indonesian palm oil outlook at the Focus Group Discussion (FGD) held by Indonesian Oil Palm Association (Gapki) and Thomson Reuters in Jakarta, Wednesday (11/07/2018). Deputy Minister for Food and Agriculture, Coordinating Ministry of Economic Affairs Musdhalifah Machmud and Vice Chairman III of Gapki Togar Sitanggang also attended the FGD and presented some presentations. The FGD was held to review on projection, analysis, and market outlook on Indonesian and regional palm oil sector.
myimage
logo-bpdp300.png

Peneliti IPB Kembangkan Helm dari Limbah Sawit

SEBUAH inovasi helm anti pecah berbahan dasar limbah sawit tengah dikembangkan oleh peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Riset akan memberikan inovasi meningkatkan kualitas fisis mekanik helm dan mampu mengurangi impor material polimer limbah sebagai bahan baku pembuatan helm.
myimage
logo-bpdp300.png

Budi Daya Sawit Ala Pesantren

KECERDASAN intelektual akan selalu menjadi ideal bila dipadukan dengan kecerdasan spiritual, daya kreativitas, inovasi, serta semangat wirausaha yang kuat. Itulah sebabnya, Pesantren Syaichona Cholil di Balikpapan, Kalimantan Timur sangat percaya bahwa santri mereka perlu juga dibekali kemampuan lain selain ilmu keagamaan yang mereka pelajari. Pesantren yang dipimpin KH Muhammad Ali Cholil ini mengajarkan kepada santri mereka ilmu kemandirian ekonomi berbasis perkebunan kelapa sawit.
myimage
logo-bpdp300.png

Petani Sawit Nagan Raya Kecewa Soal Harga TBS

SEJUMLAH petani sawit di Kabupaten Nagan Raya, Aceh merasa kecewa atas harga tandan buah segar (TBS) yang merosot di Nagan Raya. Mereka mengganggap sikap pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) terlalu lemah dalam menyikapi hal tersebut saat melakukan dengar pendapat dengan perusahaan minyak kelapa sawit, Jumat (6/7/2018). "Kami atas nama masyarakat petani sawit kecil merasa kecewa terhadap sikap Pemda dan DPRK Nagan Raya pada saat rapat kemarin," ungkap Barona, petani sawit di Desa Blang Baroe, Kecamatan Kuala, Nagan Raya kepada Serambi (7/7/2018). Menurutnya pada RDP tersebut tidak ada hasil yang pro kepada masyarakat terkait harga TBS sawit yang sedang anjlok di Nagan Raya.
myimage
logo-bpdp300.png

Perang Dagang AS-China Tak Pengaruhi Ekspor Sawit

GABUNGAN Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menilai perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China tidak akan berpengaruh terhadap volume ekspor sawit, namun berpengaruh terhadap harga komoditas tersebut. \`Belum kelihatan dampak yang besar dari perang dagang (AS dengan China) terhadap ekspor sawit tapi bisa berpengaruh pada penurunan harga kelapa sawit. Ini sudah terlihat di harga, karena harga kedelai sudah turun,\` ujar Wakil Ketua Umum III GAPKI Togar Sitanggang sebagaimana dikutip Bisnis.com, Sabtu (8/7/2018). Perang dagang maupun fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, lanjutnya, tidak akan berdampak pada penurunan ekspor komoditas kelapa sawit.
myimage
logo-bpdp300.png
Subscribe to Berita